Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

1 x 6 Tidak Sama Dengan 6 x 1

Bagi para maniak eksak, judul diatas tampaklah janggal. Barangkali sudah menjadi dogma yang mengakar dalam otak kiri mereka bahwa dalam perkalian, hasil antara ruas kanan dan kiri selalu sebanding apabila variabelnya sama, mustahil jika mendapati hasil yang berbeda. Pun jika mereka para aktivis matematika fundamentalis hingga ekstrimis itu tahu bahwa saya dengan sadar menyalahi hukum matematika mereka, mungkin saya akan dikuthuk habis-habisan, diceramahin disuruh bertaubat dengan taubatan nashuha dan disuruh balik lagi ke taman kanak-kanak biar otak saya di scan dan di refresh dari awal.

Bahkan saya akan rela jika Majelis Ulama Matematika Indonesia (MUMI) ikut-ikutan kebakaran jenggot, mereka bersatu mengeluarkan fatwa bahwa ajaran matematika yang saya bawa sesat, bid'ah dan menyimpang jauh dari kaidah ajaran yang benar.  Okelah...  santai aja sobbb....  Mentang-mentang matematika itu ilmu pasti, hingga yang gak sesuai dengan hukum matematika pasti disalahkan.

dengarkan dulu penjelasannya. Saya cuma meminjam istilah matematikannya saja, namun saya memaknainya dengan filosofis yang lain.... (^_^), makanya, gak usah menyesatkan dulu, kata orang malang "woles aja bro". Let's back to topic ..... !

*******************

Bulan Juni seperti sekarang ini rasanya menjadi bulan yang paling keramat bagi para pelajar dan mahasiswa, ada sebuah acara seru yang bakalan menjadikan jantung mereka yang menjalani berdetak hebat hingga menembus kerongkongan., (kok bisa ? Aku pun tak tahu). Acara apaan itu?? rekreasi ke taman sesat?? masuk rumah hantu??? atau naik rolly coaster?? halah.... bukan.. bukan,,, lupakan itu,,,,

Acara yang saya maksud ialah...... ialah... ialah..... Pelaksanaan Ujian Akhir Semester... (UAS), hehehehe....ealah.... dikiranya apaaaa...

di Bulan Juni, bau UAS memang terasa menusuk-nusuk hidung, mengalahkan bau menyan satu karung loh... Penurut pengalaman saya, UAS ditingkat perguruan tinggi jauh lebih menegangkan dibanding UASnya pelajar SMA atau SMP, apalagi SD... bukannya saya meremehkan. Karena sejauh yang saya rasakan ketika menginjak bangku sekolah dasar dan sekolah menengah, UAS rasanya hanya menjadi formalitas sajaaa... enaknya, UAS bukan nilai utama penentu kelulusan / kenaikan kelas, ada nilai lain yang menguatkan, ada nilai ulangan harian, keaktifan dikelas ataupun nilai presentasi... (biasanya para guru menyebutnya dengan nilai kognitif dan psikomotor)

bahkan meskipun nilai UASnya jelek sekalipun nanti ada program remedialnya...  uenak pokoknya...... makanya, Selama ini saya jarang mendengar ada anak yang tidak naik kelas gara-gara nilai UASnya jelek...   karena gurupun juga punya kelebihan NGAJI (Ngarang Biji) sebagai jurus pamungkas apabila nilai UAS anak didik mereka "terjus bebas".. lagi pula kalau anak didik mereka gagal, siapa yang kadang disalahkan?? Gurunya kan... hehehehe...

Lain Ladang Lain pula belalangnya.......

di Tingkat Perguruan Tinggi, tidak aneh kita jumpai mahasiswa yang gak lulus dalam salah satu Mata Kuliah gara-gara nilai UASnya jelek..   Mau minta remedi seperti di SMA??? jangan harap ada.... paling-paling dosen dengan wajah tanpa dosa cuma berujar "Ya Sudah, Remidinya... Anda mengulang mata kuliah ini tahun depan ya"

Oh Nooooo..........  rasanya pengen mencakar-cakar wajah dosen anda bukan??? hehehe... ojok rekkkk... Kualat..

Meskipun standar penilaian tiap dosen berbeda-beda, namun tetap saja UAS menjadi sesuatu yang sangat diprioritaskan para dosen, bahkan tidak sedikit dosen yang mengandalkan UAS sebagai patokan utama... oleh karena itu kawan.. kesempatanmu cuma datang sekali, sekali nilai mu bagus maka,,, gerbang kelulusan terbuka lebar... sekali nilai mu ancur... silakan terima saja, ambil dengan pasrah sebagai bekal celengan persiapan ngulang tahun depan.....  Lakukanlah yang terbaik buat momen keramat mu ini kawan......

Bagaimana caranya???? Nyontekkah??? Nyontek bukanlah solusi terbaik meskipun saya juga pernah nyontek (^_^)

Solusinya...... seperti kalimat dalam judul saya...

"1 x 6 Tidak Sama Dengan 6 x 1"

apa maksudnya? meskipun secara matematis, pernyataan saya salah, namun secara filosofis kalau kita mengaitkan dengan strategi pembelajaran. ada benarnya juga....

Kalau saya mengartikan, Belajar 1 jam dalam enam hari tidak sama dengan belajar enam jam namun cuma dalam sehari......

Metode 6 x 1 inilah yang lebih sering dipraktekkan oleh kita-kita hari ini... bahasa gaulnya SKS (Sistem Kebut Semalam) ....

Meskipun sistem ini banyak ditentang oleh para guru dan dosen, tetap saja anak didik mereka begitu menggilainya....

Lantas kemanakah metode 1 x 6 mereka? hilang....? entahlah....

kalau dipikir-pikir untuk apa kita belajar dengan keras menjelang ujian?? malah menguras pikiran bukan?

bukankah kita telah belajar secara continue dengan guru-guru kita sebelumnya?, itu rasanya lebih dari cukup sebagai sebuah proses pembelajaran kita... Toh, nantinya materi UASnya pun tidak jauh berbeda dengan apa yang pernah disampaikan guru-guru kita.... Lantas, Ngapain Harus Ngebutttttt...??? Awas... Ngebut Benjut lo....

Tapi kadang kan kita juga Lupa, materi apa saja  yang disampaikan guru-guru kita? perlu review donk...... pertanyaannya, apakah review materi itu cuma menjelang ujian???

Dulu.......

Guru SMA saya pernah bilang..... Kalau kamu pengen cerdas..... Terapkan metode LUPA dalam proses belajarmu.... Apa itu LUPA ?????

Latihan.......

Ulangi........

Perhatikan..

Aktif..........

"Kalau kau terapkan ini, materi yang disampaikan gurumu akan terfahamkan, bukan terhafalkan...." begitulah nasehat beliau ketika mengakhiri pelajaran Sejarah tiga tahun silam....

Beliau melanjutkan "Metode yang paling jelek adalah dengan menghafal, padahal yang kita butuhkan adalah pemahaman....pemahamanlah yang nantinya menjadikan ilmu kita bermanfaat bagi kehidupan kita kelak.... "

Oleh karena itu kawan.... Raih pemahaman keilmuan kita dengan 1 x 6 .... bukan 6 x 1 .... karena metode SKS 6 x 1 hanya akan menghadirkan hafalan semu yang nantinya pun lupa kembali.......

Yupz..... Waktu ujian akhir sudah semakin dekat.... bagi teman-teman mahasiswa... jangan sia-siakan kesempatan ini kawan... Ingat ! Kesempatan hanya datang sekali.... Always Do The Best.... ! Yakin Kita Bisa..... ! Bukannya menggurui, cuma ingin berbagi pengalaman saja, semoga bermanfaat !!!!!

Wallahu A'lam Bisshowab......

Posted By :



Posting Komentar untuk "1 x 6 Tidak Sama Dengan 6 x 1"