Ketika Mbah Ditanya Sila Kelima Pancasila
Dulu saat zaman orde baru, pernah suatu kali Mbah Kasni, nenek kami menghadiri Penataran P4 Pancasila di kantor desa.
Oleh petugas penatar, peserta yang hadir ditanya,
"Apa sila kelima Pancasila?"
Sontak, nenek kami dengan pede-nya angkat tangan, lalu menjawab dengan mantap,
"Naik haji, pak".
Saya terpingkal mendengar cerita itu dari Pakdhe. Betapa dibalik keluguan beliau, tersimpan keikhlasan perjuangan dan doa untuk kesuksesan anak cucunya.
Sekarang, gantian kami yang mendoakan beliau. Semoga Allah berikan rahmat dan lapangkan kuburnya.
Posting Komentar untuk "Ketika Mbah Ditanya Sila Kelima Pancasila"